Beranda > artikel > Contoh Proposal PTK Mapel IPA Kelas VI

Contoh Proposal PTK Mapel IPA Kelas VI

Oleh : Kuat Riyanto

Untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan salah satu kewajiban guru adalah melaksanakan kegiatan PTK (classroom action research). Sesuai dengan tujuan PTK itu sendiri yaitu untuk memperbaiki kinerjanya sebagai seorang guru. Dengan melaksanakan PTK guru akan tahu kelemahan-kelemahan dalam melaksakan KBM melalui refleksi diri.
Seperti yang didefinisikan oleh Carr dan Kemmis (McNiff,J,1991,p.2), action research berisi sejumlah ide pokok sebagai berikut :
1. Penelitian tindakan adalah satu bentuk inkuiri atau penyelidikan yang dilakukan melalui refleksi diri;
2. Penelitian tindakan dilakukan oleh peserta yang terlihat dalam situasi yang diteliti, seperti guru, siswa, atau kepala sekolah;
3. Penelitian tindakan dilakukan dalam situasi social, termasuk situasi pendidikan
4. Tujuan penelitian tindakan adalah memperbaiki dasar pemikiran dan kepantasan dari praktek-praktek, pemahaman terhadap praktek tersebut, serta situasi atau lembaga tempat praktek tersebut dilaksanakan.
Dari keempat ide pokok di atas dapat kita simpulkan bahwa penelitian tindakan merupakan penelitian dalam bidang sosial, yang menggunakan refleksi diri sebagai metode utama, dilakukan oleh seorang yang terlibat didalamnya, serta bertujuan utnuk melakukan perbaikan dalam berbagai aspek.
Dari pengertian tersebut maka dapat diartikan bahawa PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa meningkat.
Dalam melaksanakan PTK ada 2 (dua) tahapan yang harus dilaksanakan yaitu :
1. Membuat proposal yang merupakan rancangan penelitian yang akan memberikan landasan dan arahan dalam melaksanakan PTK.
2. Merencanakan kegiatan dan melaksanakan PTK.

Proposal terdiri dari dua bagian, bagian pertama merupakan identitas dan pengajuan proposal, seangkan bagian kedua merupakan perencanaan penelitian yang berisi tentang desain penelitian, dan langkah-langkah pelaksanaan PTK.
Dalam membuat proposal PTK ada tiga langkah yang harus ditempuh yaitu format proposal, cara membuat proposal dan cara menilai proposal (Tim Pelatih PGSM, 1999)
1. Format proposal
Format proposal pada umumnya menggunakan yang sudah dibakukan. Ditjen Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyaragat telah menerbitkan Buku Panduan Penelitian yang mencantumkan format proposal tersebut. Salah satu format proposal yang dikeluarkan oleh Tim Pelatih PGSM, antara lain memuat :

Halaman Judul (kulit luar)
Berisi judul PTK, nama peneliti dan lembaga, dan tahun

Halaman Pengesahan
Berisi peneliti dan Kepala Unit yang mengesahkan.

Kerangka Proposal
1) Judul Penelitian
2) Bidang Ilmu
3) Kategori Penelitian
4) Peneliti :
– Nama lengkap dan gelar
– Golongan/pangkat/NIP
– Jabatan Fungsional
– Jurusan
– Institusi
5) Susunan Tim Peneliti
– Jumlah
– Anggota
6) Lokasi Penelitian
7) Lama Penelitian
8) Biaya Penelitian
9) Sumber Dana

Tempat dan Tanggal Pembuatan
Tanda Tangan Peneliti
Menyetujui Kepala/Ketua Lembaga
Mengetahui Pimpinan Institusi

Format tersebut harus diisi karena merupakan identitas an dapt digunakan untuk mengajukan dana apabila ada institusi yang mendanai penelitian tersebut.

2. Perencanaan PTK
Bagian kedua dari proposal PTK adalah bagian yang berkaitan dengan rancangan pelaksanaan PTK.
Pada bagian ini yang dirancang adalah judul, latar belakang masalah, permasalahan, cara pemecahan masalah, tujuan dan manfaat PTK, kerangka teoritis, hipotesis, rencana penelitian, data dan pengumpulan data, tim peneliti, rencana anggaran, dan jadwal penelitian.
Ada contoh sederhana tentang perencaan PTK dengan judul Upaya Peningkatan Prestasi Belajar dan Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran Pengetahuan Alam tentang Sifat-Sifat Magnet Melalui Penggunaan Metode Eksperimen di Kelas VI SD Negeri 3 Siwarak Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Contoh tersebut dapat pembaca sempurnakan kembali karena di sana sini banyak sekali kekurangannya. Contoh selengkapnya dapat di lihat di sini
3. Penilaian Proposal
Mengapa proposal PTK perlu dinilai? Hal tersebut apakah proposal yang kita buat sudah layak untuk ditindaklanjuti sampai ke penelitian. Apabila belum layak maka proposal yang kita buat harus diperbaiki sampai mencapai nilai standar yang telah ditentukan. Hasil penilain akan menunjukan pada kita tentang tingkat kemampuan adlam menyusun PTK dan tingkat kelayakan proposal untuk dilaksanakan. Berikut adalah contoh Format Penilaian Proposal PTK
Jika jumlah nilai maksimal 100 dan proposal yang kita buat sudah mencapai nilai 70 maka proposal tersebut dapat ditindaklanjuti pada penelitian, akan tetapi jika masih di bawah 70 sebaiknya proposal kita diperbaiki.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Penulis adalah
Guru SDN 1 Karangreja Kec. Karangreja
Kab. Purbalingga

About these ads
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: